|
Dunia luar dari wujud dan pengalaman anda adalah pencerminan atas dunia dalam
di pikiran dan perasaan anda. Seperti diatas, demikian pula dibawah. Seperti
didalam, demikian pula diluar. Itu adalah peraturan.
Semakin besar kesadaran anda tentang Kehadiran Tuhan didalam diri anda, semakin
besar Kehadiran tersebut mengisi kesadaran anda. Itu adalah peraturan.
Semakin mendalam pemahaman anda tentang Jiwa sebagai Sumber, Hakekat dan
Aktifitas dari persediaan anda, semakin permanen Kebenaran itu akan tertanam
didalam kesadaran anda. Itu adalah peraturan.
Adalah kesadaran rohani anda — yakni Pengetahuan anda tentang Kehadiran
Tuhan didalam diri anda sebagai penyelesaian yang utuh dan lengkap — yang
menafsirkan dirinya sendiri sebagai setiap wujud dan pengalaman dalam dunia
anda. Itu adalah peraturan.
program kemakmuran 40 hari
(berdasarkan “The Abundance Book”, karangan John
Randolph Price)
Ini adalah sebuah program untuk melaksanakan dan mencapai kemakmuran yang
berlimpah dalam hidup dan usaha anda. Adalah penting untuk melakukannya selama
40 hari agar kesadaran anda dapat melaksanakan dan mengenali kebenaran. Adanya
gangguan dalam periode 40 hari tersebut akan menghentikan aliran enerji yang
tercipta di seputar ide keberlimpahan ini. Oleh sebab itu adalah penting bagi
anda untuk berjanji dengan sesungguh hati akan mengikuti program ini setiap
hari, selama 40 hari: jika anda lalai atau absen satu hari, anda perlu
mengulanginya dari awal sampai selesai selama 40 hari tanpa gangguan.
dibawah ini adalah berbagai langkah yang harus anda ikuti:
-
Tetapkan tanggal tertentu untuk memulai program ini, misalnya pada awal minggu.
Hitung 40 hari mulai dari tanggal tersebut di kalender anda, dan lingkari
tanggal selesainya.
-
Kemudian ambil beberapa hari untuk mempersiapkan "Surat Keberlimpahan" anda.
Surat ini harus berisi hal-hal yang berikut:
-
kehidupan materi
-
kehidupan keluarga
-
kehidupan cinta
-
kehidupan profesi
-
kehidupan spiritual (bathin)
-
kesehatan
-
aspek-aspek apa dalam diri anda yang ingin anda hilangkan? (kebiasaan buruk,
perangai/sifat buruk, kegelisahan dan ketakutan : sifat manusiawi anda)
berapa prinsip dalam merumuskan kalimat anda:
-
Rumuskan kalimat dalam waktu sekarang, dan bukan dengan pengandaian atau waktu
yang akan datang. Gunakan waktu sekarang seperti: "saya sudah dapat apa yang
saya inginkan." "saya sudah punya." Bukan : "saya akan mendapatkan, jika."
-
Rumuskan penegasan setepat mungkin (dengan semua rincian yang anda pikir
penting bagi), tetapi hindari membatasi diri anda dengan menyebut nama orang,
tempat, nilai uang atau tanggal. Kendati demikian harus tepat dalam menyatakan
hal yang sangat anda inginkan.
-
Susun kalimat-kalimat yang membawa sebuah pikiran positif (misalnya; jika anda
sakit, tulis "Saya sehat walafiat", dan jika anda berhutang, tulis "Saya bebas
dari hutang")
-
Susun hal-hal yang ingin anda hilangkan (kebiasaan buruk, sifat atau perangai
buruk, kegelisahan dan ketakutan: sifat manusiawi anda), dan tulis: "saya
membuang…"
jika anda yakin bahwa surat anda lengkap, masukkan kedalam amplop, tutup
dan jangan dilihat selama 40 hari program kemakmuran.
-
Pada hari pertama program dimulai, catat penegasan berikut ini dalam buku
harian spiritual anda:
-
"Hari ini (tulis tanggal). Saya berhenti percaya pada uang yang terlihat
sebagai perbekalan dan dukungan saya, dan saya melihat dunia materi sebagaimana
sesungguhnya. yakni sekedar perwujudan dari kepercayaan-kepercayaan lama saya.
Dulu saya percaya pada kekuatan uang, dan dengan demikian saya menyerahkan
kekuatan dan kewenangan pemberian Tuhan pada diri saya ke kepercayaan materi.
Dulu saya percaya pada kemungkinan adanya kekurangan, sehingga menyebabkan
kesadaran saya terputus dari Sumber kemakmuran saya. Dulu saya percaya pada
kefanaan atau mortalitas manusia dan kondisi-kondisi jasmaninya; dan melalui
keyakinan ini menyebabkan kondisi-kondisi manusia dan kemanusiaan menguasai
saya. Dulu saya percaya pada ilusi fana yang menciptakan kesadaran kolektif
dari kesalahan pikiran, dan dengan demikian saya telah membatasi Yang Tidak
Terbatas. Cukup sudah semua itu!! Hari ini saya melepaskan apa yang disebut
kondisi kemanusiaan saya, dan menyatakan pusaka ketuhanan saya sebagai Mahluk
Tuhan. Hari ini saya mengenali Tuhan dan hanya Tuhan sebagai hakekat saya,
pemberi saya dan pendukung saya."
-
Ada 10 pernyataan penegasan dalam prinsip Keberlimpahan. Baca satu pernyataan
setiap hari selama program ini berlangsung. Ini berarti selama jangka waktu
program, anda akan membaca seluruh pernyataan tersebut sebanyak empat kali.
Ringkasnya : selama 40 hari berturut-turut, anda membaca 4 X 10 pernyataan =
(hari pertama baca pernyataan no 1, hari kedua baca no 2, dan seterusnya sampai
hari kesepuluh. Pada hari kesebelas baca lagi no 1, hari keduabelas baca lagi
no.2 dan demikian seterusnya sampai 40 hari selesai).
-
Pernyataan penegasan harian akan dibaca dua kali dalam sehari, pagi dan malam
masing-masing untuk selama sekurang-kurangnya 20 menit. Meditasi pada
pernyataan penegasan sambil berfokus pada setiap gagasan yang terkandung
didalamnya dengan sepenuh pikiran dan perasaan. Biarkanlah gagasan ini meresap
dan mengisi kesadaran anda.
-
Ketika anda sudah menyelesaikan dua meditasi harian (berarti pada malam hari),
CATAT dalam buku harian spiritual anda semua pikiran yang datang melintas
sewaktu meditasi. Pastikan hal ini dilakukan setiap hari!
-
Beberapa saran untuk menuntun anda selama program ini:
-
Pahamilah bahwa anda tidak MELAKUKAN sesuatu. Anda membiarkan keberlimpahan
terungkapkan. Kemakmuran sudah menjadi bagian dari sifat sejati anda.
-
Kemakmuran sudah ada: cukup bagi anda untuk berada dalam keyakinan sepenuhnya
dan mengikhlaskan, serta berhenti mengendalikan benda, orang dan kejadian.
Sadarlah bahwa pikiran-pikiran yang sifatnya mengkritik dan negatip akan
memperlambat manfaat-manfaat yang dituju, sedangkan sebuah keadaan kesadaran
yang berlandaskan pada cinta dan keyakinan dapat mempercepat pencapaian
keberlimpahan.
-
Adalah perlu untuk mengedarkan uang dan bahan-bahan lainnya: kita tidak hanya
senang menerima; kita juga senang memberikan sesuatu pada orang lain. (ikhlas).
-
Sadarlah bahwa penting bagi anda untuk membayar bon-bon dan pengeluaran harian
dengan rasa senang.
-
Edarkan uang sesuai dompet anda: Jadi hal ini bukan soal "membuang uang
sembarangan"; akan tetapi anda tidak meniadakan sesuatu yang sangat anda
inginkan karena takut akan kehilangan uang nantinya. Jangan boros/royal, tapi
tidak pelit.
-
Jangan menggunakan kata atau istilah yang jelek pada uang. Harus sopan pada
uang, disiplin dan jangan menaruh tas yang ada uang di bawah atau di lantai
-
Uang adalah efek atau akibat: Jika anda memusatkan pikiran pada akibat, anda
lupa pada penyebabnya dan efek mulai kehilangan kemampuannya. Jika anda
memusatkan perhatian pada "menerima" uang, maka anda memutuskan sumber anda.
Dari sekarang, anda perlu berhenti percaya bahwa uang adalah hakekat anda,
sumber anda, bantuan anda, keselamatan anda! Uang bukanlah semuanya itu, tetapi
Tuhanlah!!! Tuhan yang memberi semua itu. Ketika anda mengerti dan
mengintegrasikan kebenaran ini, maka sumber anda akan mengalir terus menerus
tanpa henti, secara sempurna dan berlimpah. Hanya Tuhan adalah sang sumber.
Hapuskanlah dari pikiran anda fakta bahwa sumber adalah efek yang
dieksternalisasikan atau diwujudkan keluar.
-
Ketika kesulitan, kemarahan, stress, dan emosi-emosi negatip lainnya menyerang
anda, ucapkan kata-kata berikut ini dengan segara dan biarkan artinya meresap
kedalam diri anda: "Saya melepas penderitaan saya, ketakutan saya." Adalah
perlu untuk tetap berada dalam keadaan kesadaran yang didasarkan pada cinta
bukan ketakutan!
-
Adalah penting bahwa anda memperhatikan pada apa yang anda perlukan dan apa
yang anda inginkan SEKARANG, dan bukan di masa mendatang. Tuhan bekerja dalam
kekinian. Maka dari itu adalah penting untuk menyusun kalimat dengan
menggunakan waktu sekarang, bukan pengandaian atau masa yang akan datang. Ini
karena kemakmuran sudah hadir sekarang, bahkan jika yang ini belum terwujudkan
secara nyata. Hal ini akan datang secara otomatis (contohnya: mengucapkan "Saya
mempunyai", dan tidak mengucapkan "jika seandainya saya akan memiliki").
-
Ketika Keberlimpahan mulai terungkap (dalam suatu bentuk yang demikian adanya),
tetaplah rendah hati! Alasannya adalah bukan kita yang mengerjakannya! Hanya
hakikat spiritual yang tercapai, dan kita hanyalah saluran yang menerima
keberlimpahan tersebut. (saluran ini artinya diri kita sendiri).
-
Jangan mencoba mengendalikan cara bagaimana kemewahan akan datang pada anda.
Biarkanlah diri anda menerima kejutan!
-
Adalah kehendak Tuhan bahwa anda kaya: mengertilah bahwa kekurangan tidak ada
di hati nurani ketuhanan. Kami adalah anak Keberlimpahan, yang Maha tak
terbatas, Alam Semesta!
-
Keberlimpahan dalam dunia fisik adalah cerminan dari hati nurani kemakmuran,
dan ia bekerja mulai dari jiwa anda, dan dengan demikian ia mulai dari dalam
diri anda. Semakin hati nurani anda berkembang, semakin kemakmuran anda
berkembang dan menjadi demikian adanya.
-
Memiliki sifat bersyukur dan menghargai adalah bahan terpenting dalam
perkembangan nurani kemewahan. Dengan demikian, jangan menunggu sampai anda
mendapatkan apa yang anda inginkan dalam bentuk nyata untuk menunjukkan rasa
syukur anda. Karena pencapaian sebuah keinginan selalu diawali dari hati nurani
sebelum terlihat dalam dunia nyata.
-
Jangan membicarakan atau menceritakan program Keberlimpahan ini dengan
orang-orang yang tidak memiliki pembukaan spiritual yang disyaratkan. Jika ini
dilakukan, maka anda akan memutuskan hubungan dan membuang kekuatan/enerji yang
terkumpul di dalam dan disekitar anda yang terjadi selama meditasi.
-
Untuk mengembangkan hati nurani kemakmuran, anda perlu mengubah pikiran anda
dengan menggantikan gagasan kekurangan dengan gagasan Keberlimpahan. Luangkan
semakin banyak waktu anda setiap hari untuk berpikir tentang apa yang anda
inginkan daripada tentang apa yang tidak anda inginkan.
-
Bagaimana merumuskan pikiran tentang keberlimpahan dengan menggunakan kalimat
penegasan:
-
Jiwa dari keberlimpahan tak terbatas berada dalam diri saya
-
Saya menyinari Kemewahan tak terbatas
-
Apa yang diterima dengan cinta kasih harus dikembalikan dengan kepekatan cinta
yang sama
-
Dari kesadaran keberlimpahan saya, uang mengalir ke arah saya dalam bentuk
nyata
-
Saya sangat kaya dalam kesadaran saya
-
Saya akhirnya menyadari rencana saya untuk kehidupan yang berlimpah
-
Saya melihat diri saya membagi keberlimpahan ini dengan cinta kasih demi
kebaikan semuanya sesuai dengan nasehat dari pembimbing spiritual saya
-
Sekarang, saya membayar setiap kwitansi dengan senang hati
-
Saya memenuhi kewajiban dan tugas saya dengan keriangan
-
Saya melihat dengan sangat senang hati arus uang ini digunakan dengan cinta
kasih dan kebijaksanaan, dan saya menciptakan kondisi sempurna untuk melakukan
ini, dengan mengikuti panduan dari kesadaran jiwa tertinggi yang ada didalam
diri saya.(parahamsa).
-
Tabungan saya terus menerus terisi, dan ini tidak hanya memenuhi
kebutuhan-kebutuhan saya tetapi juga membawa kelebihan ketuhanan kepada saya.
10 ketetapan hati
-
Tuhan adalah Keberlimpahan yang mewah dan tak habis-habisnya, hakekat Alam
semesta yang kaya raya yang ada di mana-mana. Sumber yang menyediakan semua
kemakmuran yang tak terbatas ini terwujudkan sebagai saya — kenyataan
diri saya.
-
Saya mengangkat pikiran dan hati saya untuk menjadi sadar, mengerti dan
mengetahui bahwa kesadaran kehadiran ketuhanan dalam diri saya adalah Sumber
dan Hakekat dari semua kebaikan saya.
-
Saya sadar akan Kehadiran Bathin sebagai Keberlimpahan saya yang mewah. Saya
sadar akan kegiatan terus menerus dari Pikiran akan Kemakmuran tanpa batas ini.
Dengan demikian, kesadaran saya dipenuhi oleh Sinar Kebenaran.
-
Melalui kesadaran saya akan aspek ketuhanan dalam diri saya sebagai sumber
saya, saya menarik masuk hakekat sejati dari sang Jiwa kedalam pikiran dan
sifat perasaan saya. Hakekat ini adalah persediaan saya, oleh karenanya
kesadaran saya akan Kehadiran Tuhan didalam diri saya adalah persediaan saya.
-
Uang bukan persediaan saya. Tak ada orang, tempat atau kondisi yang menjadi
sumber persediaan saya. Kesadaran, pemahaman dan pengetahuan saya tentang
segala aktifitas penyediaan dari Pikiran Ketuhanan didalam diri saya adalah
sumber persediaan saya. Kesadaran saya tentang Kebenaran ini adalah tidak
terbatas, dengan demikian, sumber persediaan saya tidak terbatas.
-
Persediaan bathin saya secara segera dan terus menerus mendapat bentuk dan
pengalaman sesuai dengan kebutuhan dan hasrat saya, dan pada saat prinsip
Persediaan sedang bekerja, mustahil bagi saya untuk memiliki kebutuhan atau
hasrat yang tak terpenuhi apapun.
-
Kesadaran Ketuhanan saya akan selamanya mengungkapkan sifat sebenarnya yakni
Keberlimpahan. Ini adalah tanggungjawab kesadaran tersebut, bukan saya.
Tanggungjawab saya satu-satunya adalah untuk menjadi sadar akan Kebenaran ini.
Dengan demikian, saya sepenuhnya yakin dalam mengikhlaskan dan membiarkan Tuhan
muncul sebagai segala kecukupan yang berlimpah dalam kehidupan dan urusan saya.
-
Kesadaran saya akan Jiwa didalam diri saya sebagai Sumber tak terbatas adalah
Kekuatan yang bersifat Ketuhanan untuk memulihkan tahun-tahun yang sudah
dimakan belalang, untuk memperbaharui semua hal, untuk mengangkat saya menuju
Jalan Raya kemakmuran yang berlimpah. Kesadaran, pemahaman dan pengetahuan
tentang sang Jiwa ini muncul sebagai setiap wujud nyata dan pengalaman yang
mungkin dapat saya inginkan.
-
Ketika saya sadar akan Sosok-Tuhan didalam diri saya sebagai seluruh
pengabulan, saya benar-benar terpuaskan. Saya sekarang sadar akan Kebenaran
ini. Saya telah menemukan rahasia kehidupan, dan beristirahat tenang karena
mengetahui bahwa Aktifitas dari Keberlimpahan yang bersifat ketuhanan bekerja
abadi dalam kehidupan saya. Saya hanya harus sadar akan aliran, radiasi dari
Enerji Kreatif tersebut, yang secara terus menerus, mudah dan tanpa kesulitan
mengalir keluar dari Kesadaran Ketuhanan saya. Saya sekarang sadar. Saya
sekarang berada dalam alirannya.
-
Saya menjauhkan akal dan pikiran saya dari "dunia ini", dan saya meletakkan
seluruh perhatian saya pada Tuhan didalam sebagai satu-satunya Penyebab
kemakmuran saya. Saya mengakui kehadiran Bathin sebagai satu-satunya kegiatan
dalam urusan keuangan saya, sebagai hakekat dari semua hal yang tampak. Saya
meletakkan kepercayaan saya pada Prinsip Keberlimpahan yang sedang bekerja
didalam diri saya.
|
|